Di musim seperti ini, buah rambutan gampang sekali kita temui. Di pinggir jalan, para pedagang rambutan pun berjejer menjajakan merah dan manisnya buah ini dengan harga yang murah meriah.
Pohon rambutan sendiri termasuk tumbuhan yang mudah dikembangbiakkan. Hampir semua bagian dari tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat. Kulit buah berkhasiat untuk mengatasi disentri dan demam, kulit kayu untuk mengatasi sariawan, daun untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut, akar untuk mengatasi demam, dan biji untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).
Perbaikan varietas rambutan dilakukan oleh Balai Penelitian Buah Solok dengan menerapkan seleksi dari plasma nutfah yang tumbuh di berbagai pusat keanekaragaman di Indonesia. Maka tak heran, jika buah berwarna merah ranum ini memiliki banyak nama di sejumlah daerah. Seperti rambuteun, rambuta, jailan, folui, bairabit, puru biancak, hahujam, kakapas, dan likis di Sumatera, corogol dan tundun di Jawa, siban, banamon, beriti, sanggalaong, sagalong, kayokan, dan bengayau di Kalimantan, serta rambusa, barangkasa, bolangat, balatu, walatu, wulangas, lelamu, dan toleang di Sulawesi.
Menurut penelitian, buah rambutan yang memiliki nama latin Nephelii lappacei ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah dan daunnya mengandung tanin dan saponin, sedangkan bijinya mengandung lemak dan polifenol. Bahkan kulit batangnya mengandung tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.
Daging buah rambutan sendiri sebenarnya merupakan salut biji atau aril. Bagian ini bisa melekat kuat pada kulit terluar biji atau lepas yang biasanya varietas ini disebuh dengan “rambutan ace”. Daging buah tertutup endokarp berwarna putih dan terbungkus oleh eksokarp yang memiliki rambut di bagian luar kulitnya.
Nah, jika selama ini daging buah rambutan biasanya hanya diolah menjadi manisan atau dimakan begitu saja sebagai pencuci mulut. Berikut ini akan disajikan resep puding buah rambutan yang mudah dan tentu saja sehat untuk keluarga. Selamat mencoba!^^ (blog.akusukamenulis)
.
PUDING BUAH RAMBUTAN
.
Bahan :
1 ikat buah rambutan
1 bungkus jeli instan rasa leci
200 ml susu putih segar atau UHT
200 gram gula pasir
.
Cara memasak :
- Sisir daging buah rambutan dengan menggunakan pisau.
- Masukkan gula, bubuk jeli, daging rambutan, dan air.
- Masak di atas api sedang sampai mendidih.
- Sebelum diangkat, masukkan susu cair dan aduk sebentar.
- Dinginkan dan sajikan.


Jd penasaran..besok pagi bikin aaaah..
gimana hasilnya mbak? *gantianpenasaran*
ikutan nyoba di dapurku ah, trimsi mbak.. salam kenal
salam kenal juga..
oya, lupa.. dalam resep ini, saya tidak pakai fruit acid..
karena rasa susu dan asam bikin tabrakan..
enak ko’ hasilNa….gampang pula bikinNa…tp aq bikin 3 lapis…yg lapisan keduaNa rambutan diganti biji selasih…jadi puding pelangi deeeh…
wah, yang ini lebih kreatif dibikin berlapis-lapis..
bisa juga lho bikin lapisan keduanya gak pakai susu..
jadi warna lapisan bawah putih dan atasnya jeli bening..
let’s create our own jely!