Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2009

PAMERAN SENIRUPA

Terkadang kita memang tidak bisa memahami maksud bentuk karyanya, tapi ketika memikirkan proses pembuatannya, kita jadi tidak mudah mengatakan suatu karya itu buruk.. Banyak orang ketika tidak memahami maksud sebuah karya, mereka dengan mudah mengatakan bahwa karya itu jelek..” kata gadis berkacamata itu sesaat setelah mendapati kedua temannya tampak ragu untuk masuk ke gedung pameran itu. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Substitutif

Berikut ini adalah catatan pribadi saya tentang kegiatan substitutif yang biasa dilakukan untuk menghabiskan waktu di luar kegiatan membaca. (lebih…)

Read Full Post »

Jingga

 

Jingga melipat kabut pagi

Melembab dingin pada kertas dan buku

Kuncup telah anggun gugur bersemi

Walau harapan masih pada pucuk puncak setia (lebih…)

Read Full Post »

Setelah sebelumnya istilah “kriminalisasi KPK” sempat heboh di pemberitaan media massa, baru-baru ini kembali hadir istilah “kriminalisasi pers” seiring perseteruan mbak Luna Maya dengan wartawan infotainment. Istilah “kriminalisasi pers” ini tidak ditujukan pada sikap yang ditampakkan Luna Maya dalam akun Twitternya. Melainkan ditujukan pada pasal-pasal dalam Undang-undang Informasi dan Traksaksi Elektronik (UU ITE) yang digunakan wartawan infotainment untuk melaporkan Luna Maya ke kepolisian. Tidak tanggung-tanggung memang, Luna Maya dilaporkan ke pihak kepolisian dengan pasal yang berlapis-lapis, antara lain pasal 310, 311, 315, dan 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dan penggunaan pasal-pasal dalam UU ITE inilah yang menciptakan kontroversi tersendiri di kalangan wartawan. (lebih…)

Read Full Post »

Belakangan ini cecak sudah tidak seterkenal dulu lagi. Pemberitaan di media massa seolah meninggalkan kata cecak begitu saja setelah orang yang membuat kata cecak sempat memiliki sebuah fame di masyarakat, dicopot dari jabatannya. Kenapa orang itu menggunakan istilah cecak? Kenapa tidak menggunakan istilah hewan lain dalam metafora yang diciptakannya? Namun dibalik semua pertanyaan tentang pemilihan cecak dalam perseteruan itu, cecak tetaplah cecak. Ia adalah binatang yang dekat dengan kehidupan kita dan hampir selalu ada di setiap rumah. Cecak tidak akan pernah habis untuk diperbincangkan. Ia adalah sebuah hewan yang unik dengan berbagai filosofi budaya tentangnya. (lebih…)

Read Full Post »

Pembentukan kata dengan meniru suara atau suatu bunyi dinamakan dengan onomatopea.  Pembentukan kata seperti ini dapat kita temui pada “cecak” yang diperkirakan muncul dari suara yang dibuat oleh hewan ini, “cak..cak..cak..” atau “cek..cek.cek..”. Selain cecak, hewan lain yang pembentukan katanya diperkirakan menggunakan teknik onomatopea adalah tokek. Dan entah kebetulan atau tidak, hewan cecak dan tokek sama-sama tergolong ke dalam suku Gekkonidae. (lebih…)

Read Full Post »

I cdnuolt blveiee taht I cluod aulaclty
uesdnatnrd waht I was rdanieg. The phaonmneal
pweor of the hmuan mnid. Aoccdrnig to a
rscheearch at Cmabrigde Uinervtisy, it deosn’t
mttaer in waht oredr the ltteers in a wrod are, the
olny iprmoatnt tihng is taht the frist and lsat ltteer
be in the rghit pclae. The rset can be a taotl
mses and you can sitll raed it wouthit a porbelm.
Tihs is bcuseae the huamn mnid deos not raed
ervey lteter by istlef, but the wrod as a wlohe.
Amzanig huh? Yaeh and I awlyas thought slpeling
was ipmorantt! tahts so cool! (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »