Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2010

Hari Senin kemarin (29/03), statistik blog pelangi.kata menembus angka 200 hits.  Sempat “terkejut” juga sebenarnya, ketika tahu ada begitu banyak kunjungan pada hari itu.  “Kejutan” yang menyenangkan :D.  Untuk ukuran blog lain, mencapai 201 hits dalam satu hari mungkin bukanlah angka yang menakjubkan.  Tapi tidak untuk blog pelangi.kata ini.  Atau lebih tepatnya, untuk pemiliknya.  Hehehe^^v (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Malam minggu kemarin, novel Afghan itu akhirnya terbebas juga dari bungkus plastiknya.  Entah kapan buku itu dibeli.  Namun yang jelas, buku itu baru mulai dibaca semalam.  The Kite Runner, novel karya Khaled Hosseini, adalah novel Afghan pertama yang ditulis dalam bahasa Inggris.  Di bagian belakang novel tertulis “Diterjemahkan ke dalam 42 Bahasa”.  Salah satunya pastilah bahasa Indonesia. (lebih…)

Read Full Post »



Pada Kamis 25/3, media cetak ramai memberitakan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh pegawai pajak berinisial GT.  Perhatian masyarakat pun seolah tertuju pada instansi Direktorat Jenderal Pajak dan para pegawainya yang dulu dikenal dekat dengan budaya korupsi.  Bahkan di sebuah situs jejaring sosial dibentuk grup yang mengajak para anggotanya menolak membayar pajak.  Pemberitaan dan respon masyarakat seperti ini adalah wajar, karena ini membuktikan bahwa masyarakat masih peduli dengan budaya korupsi yang nyata-nyata telah membawa bangsa ini pada krisis multidimensional yang berkepanjangan. (lebih…)

Read Full Post »

Mapan

Melanjutkan topik pembicaraan tentang “kemapanan” seekor belalang di postingan sebelumnya.  Saya teringat, suatu kali pernah mengatakan “kemapanan itu menjerumuskan” di sebuah forum diskusi.  Kemudian kalimat saya itu ditanggapi dengan kalimat “tapi banyak mertua yang mencari calon menantu yang sudah mapan”.  Hmmm,, tidak ada yang salah memang dengan kalimat-kalimat di atas, toh keduanya memang benar.  Hanya saja bagi saya pribadi, ada sebuah sudut pandang yang berbeda tentang makna “kemapanan” dalam kalimat-kalimat di atas. (lebih…)

Read Full Post »

Seekor belalang menari-nari dan melompat-lompat.  Seorang anak kecil memperhatikannya dengan senang.  Sang belalang terus saja melompat dan melompat.  Anak itu pun berkata dengan girang “Belalang pintar.  Kau belalang yang pintar melompat.”  Meski sang belalang tak mengerti bahasa anak kecil tersebut, tapi belalang tersebut tahu persis bahwa ia lah pusat perhatian sang majikan. (lebih…)

Read Full Post »

Kali ini melahap habis bukunya Bu Dra. Endang Sulistyowati, M.Si.  Mungkin setelah ini akan lebih fokus ke Bahasa Inggris.  Mencukupkan diri.  Hehehe,,  Walaupun sebenarnya, banyak berlatih soal-soal TPA (Tes Potensi Akademik) seperti ini memungkinkan seseorang untuk terbiasa menghitung, dan menganalisis permasalahan dengan cepat dan tepat.  Sedangkan untuk tes verbal sendiri, kemampuan pemahamannya tergantung pada wawasan seseorang dan bobot bacaan.  Semakin tinggi wawasan seseorang semakin mudah ia memahami objek yang dihadapi.  Fyuh..  Berat cuy! (lebih…)

Read Full Post »

Apa pula yang kau harapkan dari sebuah pengkhianatan, Bang?

Tak ada.

Nothing, Bang.

Nothing! (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »