Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2011

Yuhuuu..  Setelah lama gak ikutan lomba menulis lagi, akhir bulan ini ane gabung di evennya Leutika Prio Gan.  Nama gawenya “Book Your Blog”!

Kalau dihitung-hitung, emang udah lama juga ane ngeblog.  Dari mulai tahun 2006 sampai 2011, dari jaman masih ngebujang sampai sekarang udah jadi manten anyar, hehe..  Suka dan duka udah banyak yang datang silih berganti selama ngeblog di dunia maya ini..  Mulai dari lupa password, blog pertama di friendster ditutup dari sononya, ngirim tulisan ke koran tapi kagak dimuat-muat, sampai menang juara menulis opini mahasiswa tingkat nasional, semua ada! *uhhuk!*

Jadi setelah ane pikir-pikir, gak ada salahnya kalo semua kisah itu bakal dibukukan LeutikaPrio.  Bakal jadi ada warisan yang ane tinggal buat anak cucu.  Jadi kalau misal beberapa puluh tahun ke depan ada apa-apa ma niy blog, setidaknya tulisan-tulisan ane masih ada yang terselamatkan di buku yang bakal terbit itu nanti.  *berkesan udah pasti menang lomba aja, haha* (lebih…)

Read Full Post »

Menulis itu Menyehatkan

“Saya dulu seperti kerang kosong yang berjalan.  Menulis  membuat saya merasa punya jiwa.”  — John Mulligan

John Mulligan (49) dikenal sebagai seorang veteran yang berhasil menulis sebuah novel.  Pengalaman di medan perang ternyata membuat kondisi psikisnya terganggu.  Hingga suatu kali, ia mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop menulis Maxine Hong Kingston.  Maxine menganjurkan kepadanya untuk mengungkapkan semua pengalaman traumatis dalam bentuk tulisan.  Dan siapa yang pernah menyangka bahwa Mulligan akhirnya mampu berdamai dengan dirinya, memindahkan pengalaman buruk selama di medan perang ke dalam tulisan. (lebih…)

Read Full Post »

Darsono, anak tunggal dari cucu menantu adik sepupu iparnya Mbok Emban, sore itu berkunjung ke rumah.  Walau tergolong saudara jauh, Darsono memang terhitung akrab dengan Mbok Emban sekeluarga.  Maklum, saat kuliah di Bulaksumur satu-satunya keluarga yang jadi jujugan paling dekat ya rumah Mbok Emban di kampung Setenan itu.  Walau sebenarnya, ya, masih jauh betul jarak kampus dengan kampung Setenan, 87 kilometer!  Pun begitu, jarak itu masih lima kali lebih dekat dari desa asal Darsono.

Weh, jadi kabar Nak Darsono diangkat jadi pejabat eselon itu benar tho?” wajah Pak Emban tampak sumringah.

Inggih Pakdhe.  Alhamdulillah, sejak Mei kemarin saya mulai bekerja di Jakarta.  Ini semua berkat pangestu dan do’a dari Pakdhe kaliyan Budhe.” jawab Darsono tersipu-sipu. (lebih…)

Read Full Post »

#NyonyaAndi

Awalnya saya tidak ada niatan sama sekali untuk membuat akun di sebuah microblogging.  Alasannya sederhana.  Saya sudah merasa cukup dengan keberadaan social networking lain yang selama ini “rajin” disambangi (hampir) setiap harinya.

Tapi pagi ini, sigaraning nyawa saya yang ganteng itu dengan entengnya mengatakan bahwa ia sudah membuatkan sebuah akun microblogging untuk saya.  “I prefer you have twitter to facebook account, it gives you a lot of information..” kata mas An suatu kali.  Beberapa kali mas An merekomendasikan, tapi berulang kali pula saya menolak.  Sampai akhirnya pagi ini, saya disodori telepon genggam mas An yang memuat akun twitter saya dan mulai lah saya berkenalan dengan aplikasi-aplikasi di dalamnya. (lebih…)

Read Full Post »