Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘cintauntukbuku’ Category

 

Judul : Sepatu Dahlan
Penulis : Khrisna Pabichara
Penerbit : Noura Books
Tanggal terbit : Mei – 2012
Harga : Rp 62.500

“Kemiskinan yang dijalani dengan cara yang tepat, akan mematangkan jiwa.” Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh novel berjudul “Sepatu Dahlan” karangan Khrisna Pabichara. Novel setebal 392 halaman ini terinspirasi oleh kisah masa kecil Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang harus berjalan sekitar 6 kilometer setiap hari tanpa alas kaki!

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

 

 

 

Judul                :     The Art of Reading, Mengapa 90% Buku yang Dibeli Tidak (Habis) Dibaca
Penulis              :     Agus Setiawan
Penerbit            :     Gramedia Pustaka Utama
Terbit               :     Maret – 2012
Harga               :     Rp 48.000

 

     Apakah Anda pernah membeli buku tapi ternyata buku itu tidak terbaca dan hanya teronggok di sudut kamar? Bahkan masih terlindung plastik pembungkus dengan rapi? Survey yang dilakukan oleh sebuah penerbit besar di Amerika menunjukkan bahwa 90% buku yang dibeli tidak dibaca lebih dari bab 1. Sebagian besar orang yang mengaku hobi membaca tampaknya memang telah beralih hobi. Dari hobi membaca buku menjadi hobi membeli buku. (lebih…)

Read Full Post »

I am Sherlocked!

Justru bukan lewat novel Sir Arthur Conan Doyle saya mengenal sosok ini, melainkan dari film berjudul “Sherlock” yang disutradari oleh Paul McGuigan di BBC TV. Tampak “aneh” memang jika kisah detektif eksentrik yang melegenda ini baru saya ikuti di tahun 2012! Tapi memang itu kenyataannya, duh Fita, kamu kemana ajaaaaa 😀

Dari dulu saya memang tidak tertarik untuk membaca kisah detektif, atau lebih tepatnya novel-novel luar negeri. Tapi begitu menonton film serial “Sherlock” saya langsung jatuh cinta dengan karakter sang tokoh utama. Sosoknya yang “madly genius” dimana seolah-olah tak ada penjahat “gila” yang tak bisa diungkap kejahatannya dan kemampuan observasinya yang luar biasa membuat saya kepengin punya otak cemerlang seperti dia. >.< (lebih…)

Read Full Post »


 

Oleh : Nurfita Kusuma Dewi

     Komik yang selama ini dikenal sebagai bacaan ringan di kalangan anak muda, ternyata mampu menjadi perangkat pemotret fenomena sosial di masyarakat. Sebut saja komik Lagak Jakarta besutan komikus Indonesia, Benny dan Mice, yang berhasil menerjemahkan kisah-kisah aktual masyarakat metropolitan dalam bahasa komik yang segar. Namun kini, di tangan Vebi Surya Wibawa alias Vbi Djenggotten, ternyata komik mampu pula hadir sebagai media untuk menyampaikan pesan reliji tanpa bermaksud menggurui. (lebih…)

Read Full Post »

Judul                   :   Bulan Mati di Javasche Orange
Penulis                 :   Afifah Afra
Penerbit               :   Era Intermedia
Tahun                  :   September-2001
Harga                  :   Rp 28.500,-

 

“Tidak ringan menggarap novel dengan latar belakang sejarah. pembaca diingatkan pada bagian-bagian getir dari pengalaman bangsa, dan itu perlu.” (Taufiq Ismail)

 Menulis novel berlatar sejarah tentu tidak semudah menggarap novel fiksi percintaan. Penguasaan tentang peristiwa yang menjadi latar belakang cerita menuntut keuletan penulis untuk menggali informasi sejarah dan menyusuri fakta guna menemukan sebuah alur cerita. Dan Afifah Afra berhasil mengatasi permasalahan ini dalam novel Bulan Mati Di Javasche Orange.  (lebih…)

Read Full Post »

Senin kemarin (4/6) sebuah paket dari penerbit Indiva Solo datang.  Kiriman itu berisi lima belas buku yang saya pesan beberapa hari yang lalu, dan salah satu bukunya berjudul “Once Upon A Time in Hongkong”.  Buku ini menceritakan tentang kisah nyata perjuangan seorang TKW Hongkong agar dapat mengenyam bangku kuliah.  Menarik!  Di tengah berita tentang hukuman mati seorang TKW asal Indonesia yang mencuat belakangan ini, gagasan yang diusung buku ini justru mampu membuka perspektif baru tentang kisah para TKW. (lebih…)

Read Full Post »


Sabtu kemarin, saat berburu buku di daerah Blok M Square secara tidak sengaja saya menemukan komik Nasruddin.  Bukan, bukan Nasruddin yang itu.  Tapi Nasruddin Hodja, tokoh cerita humor sufi dalam sastra Islam yang kisah-kisahnya masih terus hidup hingga sekarang.  Sebagian besar penduduk bumi mungkin sudah pernah mendengar kisah humor sufinya, hanya saja orang-orang tidak “ngeh” bahwa kisah “gila” itu bersumber dari kisah Udin yang satu ini.

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »