Feeds:
Pos
Komentar

 

Judul : Sepatu Dahlan
Penulis : Khrisna Pabichara
Penerbit : Noura Books
Tanggal terbit : Mei – 2012
Harga : Rp 62.500

“Kemiskinan yang dijalani dengan cara yang tepat, akan mematangkan jiwa.” Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh novel berjudul “Sepatu Dahlan” karangan Khrisna Pabichara. Novel setebal 392 halaman ini terinspirasi oleh kisah masa kecil Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang harus berjalan sekitar 6 kilometer setiap hari tanpa alas kaki!

Lanjut Baca »

Sebenernya sudah sejak beberapa bulan yang lalu pengen nulis soal fenomena love cyber ini. Tapi karena satu dan lain hal baru sempat menulis sekarang. Dan selama berbulan-bulan itulah didapatkan hasil observasi bahwa fenomena ini ternyata bukan cuma jadi perhatian saya seorang. Bukan pula cuma cewek yang tertarik, kalangan cowok pun ternyata menaruh perhatian!

Apa itu?

Lanjut Baca »

Beberapa hari yang lalu sebuah surat masuk ke inbox surel. Ternyata dari redaksi sebuah koran nasional yang bermarkas di kota Jakarta. Isinya tentang “tanggapan” atas kiriman tulisan resensi yang sempat dikirim ke koran tersebut. Sebelumnya, saya memang mengirim sebuah tulisan resensi ke koran tersebut. Namun setelah beberapa hari ditunggu dan resensi tidak kunjung dimuat, maka saya berinisiatif untuk merombak tulisan tersebut dan mengirimkannya kembali. Sayangnya, pasca dirombak ulang, resensi yang saya kirim pun tidak juga dimuat. Saya sempat penasaran apa sebab musabab tulisan itu tidak kunjung dimuat, karena bulan Agustus 2011 yang lalu saya hanya menunggu satu hari sampai kiriman resensi dimuat di koran tersebut. Hingga akhirnya di satu hari, rasa penasaran itu terjawab lewat kiriman surat elektronik sang redaktur koran. Lanjut Baca »

Oleh : Nurfita Kusuma Dewi

Rencana Lady Gaga, penyanyi kontroversial dari Negeri Paman Sam, mengadakan konser di Jakarta pada 3 Juni mendatang terus menjadi tema “seksi” yang dibahas di berbagai media massa. Pro-kontra terus saja bergulir, sampai-sampai masyarakat Indonesia seolah terbagi menjadi tiga kubu yang saling berlawanan dalam menanggapi kedatangan sang superstar. Lanjut Baca »

Seperempat Abad

 

 

Oleh : Nurfita Kusuma Dewi

 

Krisis kepercayaan yang melanda masyarakat terhadap kinerja aparat pemerintah yang tidak pro rakyat kian memprihatinkan. Berbagai pemberitaan media massa yang menyuguhkan keburukan dan kegagalan pemerintah hanya bisa ditanggapi rakyat dengan menggeleng-geleng kepala, kecewa, marah, sampai kemudian pasrah dengan kondisi yang ada. Hal ini diperparah dengan fabrikasi media yang seolah-olah menggambarkan bahwa seluruh sistem reformasi birokrasi di Indonesia adalah buruk dan runtuh. Blow up media massa tentang isu-isu politik tertentu dan komentar-komentar para “pakar” yang terus mengkritik kinerja birokrat menutup prestasi yang tengah dibangun oleh pemerintah. Lanjut Baca »

The Next Step!

Hari terakhir kuliah.

Dan sejujurnya sudah sejak sekitar dua minggu yang lalu saya dilanda kegalauan. Bukan karena siapa-siapa, tapi karena rutinitas kuliah di kampus ini akan segera berakhir. Huft, tampaknya waktu belajar dua tahun itu akan berlalu sangat cepat. Rasa-rasanya baru kemarin merasakan kegirangan bisa balik lagi ke kampus, eh, sekarang udah mau skripsi saja. Berarti benar kata Oom Einstein, waktu itu memang relatif. Lanjut Baca »