Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘resensi’

 

Judul : Sepatu Dahlan
Penulis : Khrisna Pabichara
Penerbit : Noura Books
Tanggal terbit : Mei – 2012
Harga : Rp 62.500

“Kemiskinan yang dijalani dengan cara yang tepat, akan mematangkan jiwa.” Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh novel berjudul “Sepatu Dahlan” karangan Khrisna Pabichara. Novel setebal 392 halaman ini terinspirasi oleh kisah masa kecil Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang harus berjalan sekitar 6 kilometer setiap hari tanpa alas kaki!

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Beberapa hari yang lalu sebuah surat masuk ke inbox surel. Ternyata dari redaksi sebuah koran nasional yang bermarkas di kota Jakarta. Isinya tentang “tanggapan” atas kiriman tulisan resensi yang sempat dikirim ke koran tersebut. Sebelumnya, saya memang mengirim sebuah tulisan resensi ke koran tersebut. Namun setelah beberapa hari ditunggu dan resensi tidak kunjung dimuat, maka saya berinisiatif untuk merombak tulisan tersebut dan mengirimkannya kembali. Sayangnya, pasca dirombak ulang, resensi yang saya kirim pun tidak juga dimuat. Saya sempat penasaran apa sebab musabab tulisan itu tidak kunjung dimuat, karena bulan Agustus 2011 yang lalu saya hanya menunggu satu hari sampai kiriman resensi dimuat di koran tersebut. Hingga akhirnya di satu hari, rasa penasaran itu terjawab lewat kiriman surat elektronik sang redaktur koran. (lebih…)

Read Full Post »

 

 

 

Judul                :     The Art of Reading, Mengapa 90% Buku yang Dibeli Tidak (Habis) Dibaca
Penulis              :     Agus Setiawan
Penerbit            :     Gramedia Pustaka Utama
Terbit               :     Maret – 2012
Harga               :     Rp 48.000

 

     Apakah Anda pernah membeli buku tapi ternyata buku itu tidak terbaca dan hanya teronggok di sudut kamar? Bahkan masih terlindung plastik pembungkus dengan rapi? Survey yang dilakukan oleh sebuah penerbit besar di Amerika menunjukkan bahwa 90% buku yang dibeli tidak dibaca lebih dari bab 1. Sebagian besar orang yang mengaku hobi membaca tampaknya memang telah beralih hobi. Dari hobi membaca buku menjadi hobi membeli buku. (lebih…)

Read Full Post »

Judul                   :   Bulan Mati di Javasche Orange
Penulis                 :   Afifah Afra
Penerbit               :   Era Intermedia
Tahun                  :   September-2001
Harga                  :   Rp 28.500,-

 

“Tidak ringan menggarap novel dengan latar belakang sejarah. pembaca diingatkan pada bagian-bagian getir dari pengalaman bangsa, dan itu perlu.” (Taufiq Ismail)

 Menulis novel berlatar sejarah tentu tidak semudah menggarap novel fiksi percintaan. Penguasaan tentang peristiwa yang menjadi latar belakang cerita menuntut keuletan penulis untuk menggali informasi sejarah dan menyusuri fakta guna menemukan sebuah alur cerita. Dan Afifah Afra berhasil mengatasi permasalahan ini dalam novel Bulan Mati Di Javasche Orange.  (lebih…)

Read Full Post »

Negara kuli.  Itulah judul tulisan yang diletakkan di halaman awal buku ini.  Tulisan ini juga yang sejatinya merangkum tulisan-tulisan Anif Punto Utomo di halaman-halaman berikutnya.  Sebuah tulisan yang bercerita secara gamblang tentang realitas “kemiskinan” yang melanda negeri ini.  Sangking “miskinnya”, sampai-sampai Anif bertanya secara hiperbolis lewat judul bukunya  :  “Negara Kuli, Apa Lagi yang Kita Punya?” (lebih…)

Read Full Post »

Judul : To Bee or Not To Bee, Lebah yang Bosan Mencari Madu
Penulis : John Penberthy
Tebal : 154 halaman
Cetakan : 2009
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 40.000

Buku “To Bee or Not To Bee” adalah sebuah kisah perjalanan Buzz yang mulai jengah melihat kegiatan monoton para lebah dalam koloninya. Ia sudah mendengar ribuan kali Sang Ratu Lebah berkata : “Para, pekerja, kita hanya punya sebuah padang rumput kecil untuk menyokong kita, jadi marilah kita bekerja ekstra keras hari ini dan isi penuh sarang madunya.” Tapi begitu kemudian satu sarang madu terisi penuh, koloninya akan mulai mengisi yang lainnya. Hal itu tidak ada akhirnya dan Buzz mulai bosan dengan rutinitasnya dalam mencari madu. (lebih…)

Read Full Post »